Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II R. J. Lino datang di Pansus Pelindo II di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2003-2007 Tumpak Hatorangan Panggabean mengunjungi lembaga KPK, hari ini.
Tumpak tiba seorang diri ke KPK sekitar pukul 12.40 WIB. Dia mengatakan ingin bertemu pimpinan KPK yang baru dilantik. Tangannya terlihat menenteng tas dan sebuah map.
"Mau induksi, induksi, mau bahas itu," kata Tumpak.
Seperti diketahui, sehari setelah resmi menjabat, lima pimpinan KPK menjalani masa induksi atau orientasi. Mereka orientasi tentang pengenalan, antara lain tata laksana organisasi dan pembahasan kasus yang belum dilakukan.
Ketika disinggung soal penanganan kasus yang menjerat Direktur Utama PT. Pelindo II R. J. Lino, Komisaris Utama PT. Pelindo II itu enggan berkomentar.
Tumpak memilih bergegas memasuki lobi gedung KPK.
Tumpak tiba seorang diri ke KPK sekitar pukul 12.40 WIB. Dia mengatakan ingin bertemu pimpinan KPK yang baru dilantik. Tangannya terlihat menenteng tas dan sebuah map.
"Mau induksi, induksi, mau bahas itu," kata Tumpak.
Seperti diketahui, sehari setelah resmi menjabat, lima pimpinan KPK menjalani masa induksi atau orientasi. Mereka orientasi tentang pengenalan, antara lain tata laksana organisasi dan pembahasan kasus yang belum dilakukan.
Ketika disinggung soal penanganan kasus yang menjerat Direktur Utama PT. Pelindo II R. J. Lino, Komisaris Utama PT. Pelindo II itu enggan berkomentar.
Tumpak memilih bergegas memasuki lobi gedung KPK.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,
-
Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik