Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II, RJ Lino, sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melakukan pembelaan. Rini mengaku lebih memilih mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung saat ini.
"Mengenai itu, kami sedang menunggu. Tentunya kami mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung. Kita tidak melindungi. Kita hormati semua proses hukum yang sedang berlangsung sampai saat ini," ungkap Rini, saat ditemui dalam acara peluncuran ATM Link Himbara, di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).
Selain itu, Rini mengaku masih menunggu hasil rapat dan keputusan dari komisaris BUMN, terkait penetapan RJ Lino sebagai tersangka. Pasalnya menurutnya, hingga saat ini Lino masih menjabat sebagai Dirut PT Pelindo II.
"Jadi memang ada rapat dewan direksi. Jangan lupa, itu korporasi, dan korporasi tidak terlepas dari dewan direksi dan komisaris. Jadi kita tunggu saja laporan dari komisaris BUMN," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN