Suara.com - Marching Band Semen Indonesia terpilih menjadi pemenang pertama divisi utama sekaligus juara umum Grand Prix Marching Band 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/12/2015) malam. Perolehan nilai Marching Band Semen Indonesia sebanyak 87,05.
Tahun lalu, juara Grand Prix Marching Band digondol oleh Bontang Pupuk Kalimantan Timur dengan perolehan nilai 90,70.
Setelah pengumuman, mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar resmi menutup acara Grand Prix Marching Band ke 31 tahun 2015 di Istora Senayan.
Agum menilai penyelenggaraan Grand Prix Marching Band 2015 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia berharap tahun 2016 akan lebih baik lagi dengan diikuti seluruh perwakilan provinsi di Indonesia.
"Jumlah peserta yang hadir meningkat, tahun ini ada peserta dari pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Semoga tahun depan di seperti Papua, Maluku dan seluruh Indonesia bisa ikut serta," ujar Agum dalam sambutan penutupan acara Grand Prix Marching Band.
Agum kemudian mengakhiri sambutan penutupan Grand Prix Marching Band 2015 yang diikuti oleh 24 kelompok tersebut.
"Dengan mengucap syukur, maka hari Minggu 27 Desember acara Grand Prix Marching Band secara resmi saya nyatakan ditutup," kata Agung.
Menurut pengamatan Suara.com, usai mengakhiri sambutan, Agum yang berada di bangku VVIP turun dan kemudian memukul drum sebagai tanda penutupan acara. (Eva Aulia)
Tag
Berita Terkait
-
Marching Band USU Tampil dengan Tema Naga Bonar dari Medan
-
Agum dan Linda Gumelar Nikmati Grand Prix Marching Band di Istora
-
Terkendala Alat, Marching Band Gita Pakuan Tetap Optimistis
-
Datang Jauh-jauh Demi Final Grand Prix Marching Band
-
Sisi Lain Marching Band, Ada Kekompakan, Sportifitas, Disiplin
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI