Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsudin [suara.com/Oke Atmaja]
Presiden Joko Widodo melakukan penanaman Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085 di Lapangan Hasanap Sai, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (30/12/2015). Presiden Joko Widodo memasukkan rangkuman Mimpi Indonesia 2085 yang terdiri dari tujuh butir yang disimpan dalam Kapsul Mimpi dan akan dibuka tahun 2085.
Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsuddin mengatakan para menteri dan kepala lembaga negara harus mendukung Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085.
"Kapsul itu tentu menjadi tujuan bagi kepentingan bangsa dan negara dan bisa didukung oleh pembantunya, menteri, untuk melaksanakan, dan melaksanakan program itu tentu dengan sepenuh hati dan berdasarkan konstitusi yang ada," kata Azis di DPR, Rabu (30/12/2015).
Namun, kata Azis, ketimbang memikirkan program jangka panjang, lebih baik pemerintah fokus mengerjakan program jangka pendek.
Soalnya, pembahasan program jangka panjang perlu dibahas lebih lanjut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang.
"Yang pasti kita lihat jangka pendeknya dulu, dalam pemerintah Jokowi yang sampai 2019, sampai mana hasilnya. Kemudian evaluasi di 2019-2024 bagaimana," ujar Wakil Ketua Umum Golkar kubu Aburizal Bakrie.
Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsuddin mengatakan para menteri dan kepala lembaga negara harus mendukung Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085.
"Kapsul itu tentu menjadi tujuan bagi kepentingan bangsa dan negara dan bisa didukung oleh pembantunya, menteri, untuk melaksanakan, dan melaksanakan program itu tentu dengan sepenuh hati dan berdasarkan konstitusi yang ada," kata Azis di DPR, Rabu (30/12/2015).
Namun, kata Azis, ketimbang memikirkan program jangka panjang, lebih baik pemerintah fokus mengerjakan program jangka pendek.
Soalnya, pembahasan program jangka panjang perlu dibahas lebih lanjut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang.
"Yang pasti kita lihat jangka pendeknya dulu, dalam pemerintah Jokowi yang sampai 2019, sampai mana hasilnya. Kemudian evaluasi di 2019-2024 bagaimana," ujar Wakil Ketua Umum Golkar kubu Aburizal Bakrie.
Tujuh butir rangkuman impian yang disimpan di dalam Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085 yaitu:
1. Sumber daya manusia Indonesia yang kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia.
2. Masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
3. Indonesia menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia.
4. Masyarakat dan aparatur pemerintah yang bebas dari perilaku korupsi.
5. Terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.
6. Indonesia menjadi negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik.
7. Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.
2. Masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
3. Indonesia menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia.
4. Masyarakat dan aparatur pemerintah yang bebas dari perilaku korupsi.
5. Terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.
6. Indonesia menjadi negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik.
7. Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan