Sejumlah anggota Densus 88 menggeledah rumah kos terduga anggota jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/9). (Antara)
Anggota Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap enam anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso alias Abu Wardah Asy Syarqi di daerah Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (31/12/2015).
"Pada hari Kamis (31/12/2015) telah ditangkap enam orang jaringan kelompok Santoso di tempat yang berbeda di daerah Poso," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Suharsono, Jumat (1/1/2016).
Keenam anak buah Santoso masing-masing, DRK (25) yang berperan sebagai pendukung logistik, SB (30) berperan sebagai tim logistik, R alias A (19) berperan sebagai kurir logistik, S alias T (40), SP alias L (28) dan AP (38) yang berperan sebagai pendukung logistik dan pernah menyembunyikan Santoso di rumahnya.
"Pada hari Kamis (31/12/2015) telah ditangkap enam orang jaringan kelompok Santoso di tempat yang berbeda di daerah Poso," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Suharsono, Jumat (1/1/2016).
Keenam anak buah Santoso masing-masing, DRK (25) yang berperan sebagai pendukung logistik, SB (30) berperan sebagai tim logistik, R alias A (19) berperan sebagai kurir logistik, S alias T (40), SP alias L (28) dan AP (38) yang berperan sebagai pendukung logistik dan pernah menyembunyikan Santoso di rumahnya.
Saat ini, mereka sedang diperiksa. Tapi, sampai saat ini keberadaanSantoso belum diketahui. Dia diduga bersembunyi di wilayah pegunungan Poso.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan polisi akan mengejar Santoso sampai bisa ditangkap.
"Kami tidak akan menyerah, pengejaran terhadap Santoso terus dilakukan sampai dapat. Kalau sampai akhir tahun (2015) belum dapat, akan kami lanjutkan," kata Badrodin.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan polisi akan mengejar Santoso sampai bisa ditangkap.
"Kami tidak akan menyerah, pengejaran terhadap Santoso terus dilakukan sampai dapat. Kalau sampai akhir tahun (2015) belum dapat, akan kami lanjutkan," kata Badrodin.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol