Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto yakin Mantan Sekretaris Jenderal Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), tidak terlibat dalam kasus korupsi dengan tersangka Muhammad Nazaruddin. Nama Ibas muncul disebutkan saksi dalam persidangan tersebut, Angelina Sondakh.
"Saya di Demokrat, dari awal saya di Demokrat. Kalau ada hal yang aneh, saya pasti tahu," kata Agus di DPR, Kamis (7/1/2015).
Dia menyesalkan berhembus isu ini di saat Partai Demokrat sedang tenang dan fokus bekerja. Meski demikian, Wakil Ketua DPR ini menyerahkan seluruh prosesnya ke penegak hukum.
"Kami yakini kalau Mas Ibas itu 1000 persen tidak bakal sampai terkait masalah ini. Tidak ada hubungannya. Kalau toh memang (nama Ibas) disebut, namanya juga orang besar, kan biasa diambil namanya, biasa disebut," katanya.
BACA JUGA:
Masa Hukuman Dipotong, Angelina Sondakh Sedih
Meski membantah Ibas terkait, Agus menerangkan, Partai Demokrat belum memikirkan untuk melanjutkan ke ranah hukum. Sebab, menurutnya, kasus ini sendiri tengah berproses dan dia pun menyerahkan pengadilan untuk mengungkap kasus ini.
"Ini kan sekarang sedang proses penegakan hukum. Biarlah proses ini berjalan," kata dia.
Dalam sidang kasus pencucian uang dengan tersangka Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, dihadirkan saksi Mantan Anggota Komisi X Fraksi Demokrat periode 2009-2014 Angelina Sondakh.
Dalam kesaksiannya, Angelina mengakui dirinya diperintahkan Nazaruddin untuk mengurusi proyek berkaitan dengan Kementerian Pendidikan yang merupakan jatah Partai Demokrat. Dari 16 daftar proyek, Angelina meloloskan lima proyek.
Angelina mengatakan, perintah Nazaruddin itu sudah berdasarkan instruksi pejabat Partai. Dia menambahkan, Demokrat mendapatkan jatah anggaran untuk setiap proyek sebesar 20 persen. Lima persen di antaranya diperuntuk sebagai fee bagi para anggota Fraksi Demokrat.
"Kalau Pak Nazar bilang, itu perintah Ketua Umum Anas Urbaningrum dan izin 'Pangeran'," kata Angelina di persidangan, Rabu (7/1/2015).
Dalam persidangan itu, awalnya Angelina tidak menyebutkan siapa yang dimaksud dengan pangeran. Dia malah menyuruh untuk mengkonfirmasi kepada Nazaruddin langsung. Namun, ketika disebut 'Pangeran' adalah Edhie Baskoro, Angelina mengamini.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Tak Terima Mahasiswa UNJ "Di-DO", Ini Surat Terbuka Fahri Hamzah
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak