Suara.com - Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada para kepala daerah yang hadir di rakernas PDI Perjuangan I di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016). Acara pengarahan dilakukan secara tertutup.
Ketika memberikan pengarahan, Jokowi bertindak sebagai kader PDI Perjuangan ditandai mengenakan jas warna merah.
Sebelumnya, ketika membuka rakernas, Jokowi mengenakan batik karena bertindak sebagai Kepala Negara.
Usai memberikan pengarahan, Jokowi keluar dari Hall D dan terlihat masih mengenakan jas merah. Dia langsung menuju ruang VVIP untuk melepas jas.
Jokowi enggan memberikan keterangan kepada media yang telah lama menunggunya di pelataran pintu masuk VVIP Jiexpo. Ia langsung memasuki mobil sambil melambaikan tangan kepada awak media.
Ketua DPP PDI Perjuangan Pramono Anung yang juga Menteri Sekretaris Kabinet mengatakan Jokowi memberikan arahan kepada kepada daerah sebagai kader PDI Perjuangan. Tujuannya agar mereka mendukung program pemerintah pusat. Di tahun kedua kepemimpinan, Jokowi mencanangkan percepatan pembangunan.
"Tadi beliau memberikan arahan harus ada kerjasama dan sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat untuk mendukung program percepatan pembangunan," kata Pramono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam