Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon tak mempermasalahkan sikap kader dan simpatisan PDI Perjuangan yang menyorakinya saat menghadiri acara pembukaan rapat kerja nasional I PDI Perjuangan di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).
Dia disoraki hadirin ketika Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan salam hormat kepada Fadli Zon.
"Kalau saya sih wajar saja. Mungkin karena saya suka mengkritik pemerintah dan PDIP, kan mendukung pemerintah, jadi wajar," kata Fadli di JIExpo, Kemayoran.
Wakil Ketua Umum DPP Gerindra itu hadir di rakernas PDI Perjuangan dalam kapasitas sebagai pimpinan DPR. Ia hadir untuk menghormati partai berlambang banteng moncong putih.
"Saya hadir di sini karena saya diundang, bahkan diminta konfirmasi. Karena kami menghormati undangan, dan banyak kawan-kawan di situ. Jadi saya hadir sebagai bentuk penghormatan," ujarnya.
Pagi tadi, Fadli disoraki ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan ketika Megawati menyampaikan salam hormat kepada hadirin di awal pidato.
"Yang terhormat Presiden Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haidar Nasir, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan," kata Megawati.
Namun saat Megawati menyebut, "yang terhormat pelaksana tugas Ketua DPR, Fadli Zon," hadirin langsung bersorak, "Huuuu."
Gara-gara hadirin menyoraki Fadli Zon, Megawati sampai menghentikan pidato. Setelah suasana tenang, dia kembali melanjutkan pidato.
Rakernas I PDI Perjuangan bertema Mewujudkan Trisakti Melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana Untuk Indonesia Raya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul