Suara.com - Fraksi Gerindra melakukan rotasi untuk komisi dan alat kelengkapan dewannya di DPR. Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, rotasi ini dilakukan untuk penyegaran, serta agar anggota Fraksi Gerindra punya pengalaman baru.
"Rotasi biasa. Tahun baru, posisi baru," kata Dasco, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/1/2016).
Dalam rotasi ini, Ketua Badan Legislasi (Baleg) yang tadinya Sareh Wiyono, digantikan Supratman Andi Agtas yang tadinya duduk menjadi anggota Komisi VII.
Lalu, Gus Irawan Pasaribu yang merupakan Wakil Ketua Komisi XI, kini menggantikan posisi Kardaya Warnika di kursi Ketua Komisi VII. Sementara posisi Gus Irawan di Wakil Komisi XI digantikan oleh Supriatno yang sebelumnya merupakan anggota Komisi VII.
Kemudian, Muhammad Haikal yang merupakan anggota Komisi VI, kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI menggantikan Heri Gunawan. Selanjutnya, Wakil Ketua Komisi X kini dijabat Sutan Adil Hendra. Mantan anggota Komisi X ini menggantikan Nuroji.
Dasco mengatakan, tadinya posisi dia sebagai Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga akan diganti. Namun, katanya pula, ternyata tidak ada yang bersedia menduduki kursi itu.
Baleg DPR menjadi sorotan Fraksi Gerindra dalam rotasi ini. Dasco mengakui, kurangnya kerja legislasi menjadi salah satu acuannya.
"Rotasi ini, terutama (terkait) Baleg, karena Baleg dituntut masyarakat untuk menyelesaikan undang-undang sebanyak-banyaknya. Sekaligus untuk peningkatan kinerja," kata Dasco.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara