Suara.com - Akhirnya, Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka kasus dugaan malpraktik di klinik Chiropractic First, Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan, yang mengakibatkan pasien bernama Allya Siska Nadya (33) meninggal dunia. Kedua tersangka yaitu Randall Cafferty dan Matt Kan Wai Ming.
Polisi menetapkan kedua orang asing itu menjadi tersangka setelah tim penyidik Polda Metro Jaya mangautopsi jenazah Allya dan gelar perkara pada Rabu (13/1/2016) malam.
"Dengan kesimpulan gelar perkara kemarin, kami menetapkan saudara Randall Cafferty sebagai tersangka dan yang bersangkutan diduga telah melanggar ada enam ketentuan undang-undang yang dilanggar," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/1/2016).
Mereka dinilai menjalankan praktik medis yang tidak sesuai standar kedokteran.
"Dan memberikan pelayanan medis tidak sesuai dengan standar kedokteran, atas hal tersebut sudah menjadi korban atas nama Allya, dan hasil gelar perkara ini sudah dimatangkan dengan hasil gelar autopsi yang telah dilakukan dokter forensik Polda Metro Jaya pagi kemarin," kata Krishna
Randall merupakan warga Amerika Serikat. Dialah yang menangani Allya. Randall diduga melakukan manipulasi tulang belakang standar kepada Allya yang kemudian membuat Allya merasa lebih enak dan kembali lagi pada hari berikutnya, yaitu 6 Agustus 2015, untuk perawatan kedua pada siang hari. Ketika itu almarhumah tidak menyampaikan keluhan apa-apa setelah menjalani perawatan.
Sedangkan Kan Wai Ming merupakan pemilik klinik Chiropractic First.
"Selain saudara Randall kami tadi malam juga menetapkan tersanga terhadap Kan Wai Ming warga negara Malaysia kelahiran Selangor, Malaysia, ini yang bersangkutan adalah pemilik dari Chiropractic First," kata Krishna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur