Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian masih mencari kepastian dimana Randall Cafferty, dokter klinik Chiropractic First, Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan, berada. Dokter tersebut menghilang setelah mencuat kasus dugaan malpraktik yang mengakibatkan Allya Siska Nadya (33) meninggal dunia.
"Sedang dicek, sementara dari hasil penyelidikan yang bersangkutan (dokter Randall) masih ada di Indonesia tapi ada informasi juga dia sudah ada di luar negeri," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/1/2016).
Tito menambahkan polisi sedang berkoordinasi dengan interpol dan FBI untuk melacak keberadaan Randall terhadap kemungkinan sudah berada di negara asal, Amerika Serikat.
"Kalau di luar negeri kami sudah berkoordinasi dengan interpol, kita juga berkoordinasi langsung dengan FBI, karena yang bersangkutan WN Amerika," katanya
Tito mengatakan penyidik sudah memiliki cukup bukti kasus dugaan malpraktik dan pelanggaran perizinan praktik klinik.
Kalau Randall berada di AS, ada kemungkinan pemeriksaan terhadap dokter itu diserahkan kepada kepolisian Amerika agar prosesnya berjalan lancar.
"Prinsip teman-teman FBI tradisi hukum di sana karena kita memiliki ekstradisi kalau yang bersangkutan ada di sana, asal ada bukti dari kita dia melakukan pelanggaran praktik tanpa izin, UU tenaga kerja, UU imigrasi ditambah ada hubungannya tindakannya dengan kematian itu uu tenaga kesehatan maupun misalnya KUHP maka kalau bukti cukup mereka akan melakukan proses hukum di sana," kata dia.
Polda Metro, katanya, nanti akan mengirimkan semua bukti dan hasil BAP kepada kepolisian Amerika.
"Kemungkinan untuk ekstradisi di sini karena tidak ada perjanjian ekstradisi kemungkinan kecil karena dia ditangani hukum di sana (Amerika) kita memberi bukti bukti juga keterangan saksi-saksi," kata Tito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur