Suara.com - Ibu rumah tangga bernama Tina sama sekali tak menyangka akan merasakan langsung peristiwa teror bom. Teror yang menyasar Starbucks yang merupakan simbol bisnis Amerika Serikat dan pos polisi Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, terjadi siang tadi.
Saat terjadi ledakan peledakan granat di lobi Starbucks sekitar jam 10.45 WIB, Tina bersama anak perempuannya yang masih berusia empat tahun, sedang makan di McDonald, Sarinah. Lokasi Starbucks dan McD berdekatan.
Saat tengah menyuapi anak, tiba-tiba terdengar ledakan sangat keras.
"Saya itu lagi duduk sama anak saya. Anak saya itu sambil lari-larian saya suapin kentang dan ayam. Tiba-tiba saya dengan ada ledakan di dekat Starbuck sana, terus ada kepulan asap terus terdengar pecahan kaca juga," kata Tina kepada Suara.com.
Setelah mendengar suara ledakan tersebut, Tina langsung menggendong anaknya dan bersembunyi di kolong meja.
Ketika itu, ia sangat bingung harus lari kemana.
"Pas dengar itu, semua orang langsung teriak astaghfirulloh... langsung panik semua, semua langsung sembunyi di kolong meja. Karena kita semua bingung harus kemana. Anak saya mukanya pucat dan terus menangis karena bingung dan ketakutan," katanya.
Tak berapa lama saat sedang bersembunyi di bawah meja, terdengar lagi suara ledakan. Tapi, suara yang kedua tidak begitu keras.
Setelah ledakan kedua tersebut, semua pengunjung langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri melalui pintu samping ke arah Sabang.
"Terus pas kita lagi keluar, ada suara ledakan lagi, kalau nggak salah di dekat pos polisi. Saat itu saya langsung menggendong anak saya berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. Terus saya nggak lama juga dengar suara tembak-tembakan di sana, saya bersembunyi saja di warung di dekat Sabang," katanya.
Tina trauma. Tina mengaku tidak akan keluar rumah dulu untuk sementara ini.
"Mungkin saya nggak mau keluar dulu lah dalam satu atau dua bulan. Saya takut mbak, saya nggak mau ke mall dulu. Soalnya pas kejadian ini saya sama anak saya soalnya. Mau dibilang aman juga saya nggak mau," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
-
Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
-
Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela