- Nuryati (63) meninggal dunia akibat terjebak dalam gerbong KRL yang tertabrak kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
- Korban gagal mengevakuasi diri melalui jendela karena keterbatasan fisik saat pintu gerbong macet pasca kecelakaan tersebut terjadi.
- Akibat durasi terjebak yang cukup lama di dalam gerbong tanpa sirkulasi udara, korban kehabisan oksigen hingga akhirnya meninggal dunia.
Suara.com - Nuryati (63) meninggal dunia buntut kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Ia terjebak di dalam gerbong KRL karena tidak mampu dievakuasi melalui jendela.
Anak pertama korban, Halimah (41), mengatakan ibunya menjadi penumpang KRL lantaran hendak menjenguk anaknya yang sedang sakit di Cikarang.
“Mau ke cikarang, ke tempat adik saya, mau nengokin adik saya yang sakit, di rumah sakit, kan dirawat,” kata Halimah di rumah duka, Kemayoran, Selasa (28/4/2026).
Berdasarkan kisah adik Halimah yang saat itu bersama Nuryati, mereka duduk di gerbong belakang. Saat ditabrak oleh kereta Argo Bromo Anggrek, Nuryati sempat terpental.
Setelah itu, kondisi di dalam gerbong menjadi gelap. Sirkulasi udara juga memburuk akibat matinya kelistrikan.
Nuryati saat itu tidak langsung mendapat pertolongan, sebab para penumpang sibuk mengevakuasi diri masing-masing.
“Kata adik saya, gak ada yang nolongin, jadi laki-laki yang pada itu pada menyalamatkan diri semua. Sedangkan kalau adik saya sama ponakan saya itu lewat jendela,” jelas Halimah.
Halimah mengaku saat itu Nuryati tidak memungkinkan dievakuasi lewat jendela karena kondisi tubuhnya tidak bisa melewati celah tersebut.
“Kalau mama kan ga mungkin lompat lewat jendela, karena kan berat, badannya besar. Jadi Mama cuma lewat pintu doang. Nah itu pun kata adik, tinggal sisa berapa orang doang tuh yang masih di dalam kereta, termasuk Mama saya yang ada di situ,” jelasnya.
Baca Juga: Istana Bidik Taksi Green SM: Akan Dievaluasi!
Pintu kereta saat itu sempat macet akibat insiden tersebut. Pintu baru terbuka setelah dibuka paksa.
“Pas pintunya berhasil terbuka, tinggal sisa berapa orang doang yang ada di dalam,” ucapnya.
Akibat terjebak di dalam gerbong, Nuryati diduga kehabisan oksigen. Ia sempat jatuh tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia.
“Karena udah terlalu lama di dalam jadi pas keluar itu udah lemes, kata adik,” tandasnya.
Saat ini, Nuryati telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Ia dikebumikan di TPU Karet Tengsin.
Berita Terkait
-
Istana Bidik Taksi Green SM: Akan Dievaluasi!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran