News / Nasional
Selasa, 28 April 2026 | 15:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Lilis Varwati]
Baca 10 detik
  • Menko AHY menargetkan evakuasi gerbong KRL yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur selesai sore ini.
  • Penyelesaian evakuasi gerbong menjadi kunci utama untuk memulai tahapan normalisasi perjalanan kereta api agar beroperasi kembali pada malam hari.
  • Proses pemulihan operasional mencakup pengecekan sistem listrik aliran atas guna memastikan keamanan dan kelancaran jalur kereta setelah evakuasi selesai dilakukan.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, meminta proses evakuasi gerbong KRL yang terdampak tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dapat diselesaikan sore ini.

Hal itu disampaikan AHY usai meninjau langsung proses penanganan di lokasi. Ia menyoroti satu gerbong khusus wanita KRL yang hingga kini masih dalam tahap evakuasi dari jalur rel.

“Tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta. Yaitu gerbong khusus wanita KRL yang saat ini masih dalam proses evakuasi atau recovery,” ujar AHY kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, penyelesaian evakuasi gerbong tersebut menjadi kunci untuk masuk ke tahap berikutnya, yakni normalisasi perjalanan kereta, khususnya KRL yang terdampak insiden tersebut.

AHY menyebut proses normalisasi sebenarnya ditargetkan bisa mulai dilakukan pada sore hingga petang hari. Namun, ia mengakui proses di lapangan masih membutuhkan upaya maksimal dari seluruh petugas.

“Sebetulnya diharapkan sekitar jam 4 sampai dengan jam 5 ini bisa kembali terjadi normalisasi. Tapi kita lihat prosesnya memang masih membutuhkan segala upaya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang terus melakukan proses pemulihan di lokasi. AHY berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan hari ini sehingga operasional kereta bisa kembali normal pada malam hari.

“Mudah-mudahan sore ini, malam ini sudah bisa normal kembali,” ungkapnya.

Meski demikian, AHY menegaskan bahwa setelah proses evakuasi selesai, masih ada tahapan penting yang harus dilakukan sebelum operasional benar-benar dipulihkan, yakni pengecekan sistem pendukung seperti listrik aliran atas (LAA).

Baca Juga: Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

“Setelah berhasil diangkut semua, perlu ada pengecekan lagi terkait listrik aliran atas. Ini juga harus dipastikan bisa beroperasi secara normal kembali,” pungkasnya.

Load More