Suara.com - Ketua DPR Ade Komaruddin menyayangkan sikap sebagian warga yang terkesan kurang berempati dengan peristiwa serangan teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
"Tentu hal itu tidak boleh terjadi lagi di masa depan. Bayangin ada yang lagi ngejar teroris, tapi masyarakat berselfie ria. Nantinya harus ada SOP (standar operasional prosedur) itu," kata Ade di DPR, Senin (18/1/2016).
Ade berharap kalau nanti revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme dilakukan, fenomena semacam itu harus dimasukkan. Revisi ini sebelumnya diwacanakan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan.
"Intinya UU terorisme ya harus diperbaiki supaya mempunyai kekuatan dalam memberantas terorisme dalam arti sesungguhnya," kata Ade.
Menurut Ade masalah terorisme di Indonesia sudah mendesak dan regulasinya harus diperbarui secepatnya.
"Nanti apakah di amandemen, atau nanti kita bisa minta presiden mengeluarkan Perppu," ujar anggota Fraksi Golkar.
Ade juga akan membawa wacana revisi UU tentang Terorisme ke dalam rapat pimpinan DPR.
"Saya akan membicarakan dengan seluruh pimpinan," ujarnya.
Penyerangan kelompok teroris terjadi di Jalan M. H. Thamrin pada Kamis (14/1/2016) di Starbucks dan pos polisi. Tujuh orang meninggal dunia, empat di antaranya pelaku, dan tiga lagi warga sipil tak berdosa. Serangan itu juga melukai sekitar 24 orang, sebagian anggota polisi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi