Suara.com - Komisi III DPR berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait penanganan hukum kasus dugaan pemufakatan jahat terkait perpanjangan PT. Freeport Indonesia yang melibatkan Mantan Ketua DPR Setya Novanto.
Belum dibentuk Panja ini, Politisi Demokrat Komisi III Ruhut Sitompul sudah melakukan penolakan. Menurutnya, Panja ini tidak tepat. Sebab, penanganan kasus tersebut sudah ditangani Kejaksaan Agung.
"Lebay itu, harusnya ini diserahkan ke lembaga penegakan hukum. Ini kan sudah selesai," kata Ruhut di DPR, Kamis (21/1/2016).
Ketimbang melaksanakan tugas Panja ini, Ruhut menilai Komisi III bisa fokus pada tugas legislasinya. Apalagi, kerja legislasi di Komisi III kurang menonjol.
"Kita masih banyak pekerjaan yang lain, ada legislasi," kata Ruhut.
Rencana pembentukan Panja ini muncul dari hasil rapat dengan Jaksa Agung Prasetyo yang berjalan selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/1/2016). Dalam rapat kemarin, memunculkan dua kesimpulan dan satu catatan.
Kesimpulan pertama adalah meminta Jaksa Agung menangani perkara secara lebih teliti, hati-hati dan optimalisasi peningkatan kinerja dengan profesional. Sedangkan, kesimpulan kedua adalah Komisi III akan mengagendakan rapat kerja dengan Kementerian Lingkungah Hidup dan Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang, serta Jaksa Agung atas putusan Mahkamah Agung terkait eksekusi lahan atas nama DL Sitorus.
Sementara, pemufakatan jahat perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang melibatkan Setya Novanto, menjadi catatan Komisi III. Dalam catatan itu, Komisi III, memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja terkait penanganan hukum kasus Freeport.
"Ini memang kesimpulan dan catatan itu untuk kami, apapun yang kami lakukan tidak mengikat dia (Jaksa Agung)," tutur Wakil Ketua Komisi III Desmon J Mahesa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu
-
Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang, Indonesia Percepat Swasembada Pangan dan Energi
-
1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!
-
Prabowo Tegaskan Tak Mau Laporan Palsu di BUMN dan Danantara: Jangan Main-Main!
-
Prabowo Apresiasi Kinerja BPI Danantara, ROA Naik 300 Persen pada 2025
-
FBI: Iran Berpotensi Serang Daratan AS, Tepatnya di California
-
Laporan Intelijen Bongkar Kondisi Parah Mojtaba Khamenei Habis Dibom Israel
-
Iran Cap Halal Luncurkan Rudal ke Kapal Antek Zionis Israel yang Lewat Selat Hormuz
-
Kocak! Zionis Israel Senbunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan
-
Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban