Kemarin, Jessica Kumala Wongso (27) diperiksa penyidik lagi. Pemeriksaan kemarin melanjutkan pemeriksaan sehari sebelumnya.
Apa hasil pemeriksaan terhadap Jessica yang dilakukan selama sekitar tujuh jam?
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti tidak dapat menjelaskannya ke publik karena belum disimpulkan.
"Belum disimpulkan oleh saya, karena hasilnya yang resmi belum turun. Kalau yang informal saya udah dapat, kalau resmi belum turun. Kalau turun juga saya nggak perlu bicara dengan media," kata Krishna.
Krishna mengatakan penyidik berhati-hati menangani kasus ini. Semua hal yang terkait dengan kasus Mirna diperiksa ulang. Termasuk saksi-saksi.
"Kami harus memeriksa beberapa orang lagi," katanya.
Usai menjalani pemeriksaan, kemarin, Jessica mengatakan pertanyaan yang disampaikan penyidik kepadanya hampir sama dengan materi pemeriksaan sehari sebelumnya, hanya saja lebih rinci sedikit.
"Iya sih ini sempurnakan yang BAP jadi mirip-mirip jawabanya disempurnakan saja, lebih ditail. intinya sama," kata Jessica.
Jessica menegaskan kalau dia tidak tahu soal zat sianida yang ada dalam kopi yang diminum sahabatnya.
"Saya tidak tahu," kata Jessica.
Jessica mengatakan dia tidak ada hubungan dengan kematian Mirna.
"Tidak ada hubungannya dengan tewasnya teman saya, saya sedih saja. kita membantu polisi kok buat menetapkan siapa di balik ini semua. saya juga ingin yang terbaik saja bagi keluarga Mirna," kata Mirna.
Di kafe Olivier, Rabu (6/1/2016) itu, Jessica, Hani, dan Mirna duduk di satu meja. Kopi yang diminum Mirna dipesan oleh Jessica yang lebih dulu datang ke kafe.
Jessica, Hani, dan Mirna merupakan teman lama. Mereka pernah sama-sama menempuh studi di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia, dan lulus tahun 2008.
Suara.com - Berita Menarik Lainnya:
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir