Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar akan melibatkan kedua kubu yang akan berekonsiliasi.
"Itu kesepakatan kita. Itu setelah rekonsiliasi pengurus, keputusan bersama. Kita sama-sama Golkar, apa susahnya," kata JK ditemui di Kantor Wapres, Jakarta pada Senin (25/1/2016).
Menurut JK yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Transisi partai berlambang beringin itu, penyelenggara munaslub berasal dari pengurus Munas Riau.
"Secara status, yang diakui adalah hasil Munas Riau karena itu harus terselenggara munas. Apapun statusnya yang penting Golkar jalan kembali," kata Wapres.
JK juga membantah adanya anggota partai yang menolak dilaksanakannya munas luar biasa Golkar.
Terkait waktu pelaksanaan munas luar biasa Golkar, JK mengatakan acara tersebut fleksibel dan dilakukan sebelum proses pemilihan kepala daerah.
Wapres yakin pelaksanaan Rapimnas akan memberikan semangat positif untuk persatuan partai.
Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar yang dilakukan sejak Sabtu lalu masih mengkaji wacana penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa sesuai AD/ART Partai Golkar.
Rapat tersebut rencananya akan selesai pada Senin malam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia