Suara.com - Leo Tantino kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Lurah Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pencopotan Leo karena pada saat inspeksi mendadak yang dilakkukan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Arifin beberapa waktu lalu menemukan Leo memalsukan daftar kehadiran.
Kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menurunkan jabatan Leo menjadi staf. Ini karena banyak faktor.
"Ya saya baca berita, saya kira bukan cuma itu alasannya, macam-macam alasannya. Kan keluhannya banyak dia, mengatasi keluhannya masyarakat juga pelan, itu semua ada penilaian. Kalau soal absen ya nggak gitu (memjadi alasan pencopotan) ini," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/1/2016).
Menurut Ahok kalau para lurah dan camat memang kerja melebihi dari batuas waktu yang telah ditetapkan tidak masalah. Asalkan tidak memalsukan daftar kehadiran.
"Itu kan kejujuran. Kalau kamu masuk pukul 13.00 WIB, pagi absen pukul 09.00 WIB nggak apa-apa asal sebut alasannya. Sabtu-Minggu kerja nggak papa, tapi jangan bohongi," katanya.
Selain itu Ahok juga meminta kepada Leo apabila dirinya merasa tidak hanya dia seorang yang biasa memalsukan absen kehadirian untuk bisa memberitahukan kepadanya agar mereka semua bisa dipecat.
"Ya laporin sama saya dong biar saya pecat teman-teman lho yang sama (palsukan kehadiran)," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih