Suara.com - Musim penghujan identik dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan berdasarkan data yang diperoleh, tahun ini warga Jakarta yang kena DBD sudah menurun.
Menurut Ahok, jumlah penderita DBD berkurang karena Juru Pemantau Jentik aktif memeriksa warga Ibu Kota dan lokasi tempat tinggal warga.
"Makanya tahun ini kita mau naikkan lagi uang kepada jumantik, tapi saya nggak mau kalau cuma kasih uang dulu. Saya ingin setiap dia dapatin data satu rumah kita data dulu misalnya 10 ribu rumah jadi jelas," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Anak Ahok sempat terkena DBD. Makanya dia ingin memastikan warganya tidak ada yang terkena DBD.
"Yang paling sulit itu justru di komplek perumahan yang mewah karena itu kami mau masuk mereka nggak membolehkan. Padahal DBD itu jentiknya itu di air yang bening sebenarnya. Bukan di air jorok," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat
-
Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim