Suara.com - Motif kasus pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori belum terungkap.
"Belum, apalagi motif, itu selalu datangnya belakangan kalau tersangka sudah ditentukan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/2/2016).
Akseyna ditemukan mengambang di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (28/3/2015).
Iqbal mengatakan sampai saat ini penyidik masih menelusuri kasus kematian Akseyna.
Iqbal menambahkan dari pemeriksaan terhadap saksi-saksi, hasilnya belum mengarah ke tersangka.
"Saksi-saksi yang mengarah kepada bahwa perbuatan jahat itu, siapa yang melakukan belum ada," kata dia.
Iqbal memastikan kasus kematian Akseyna tetap ditangani polisi.
"Intinya kasus-kasus yang belum tuntas itu artinya kami sedang melakukan upaya penyidikan," kata Iqbal.
Saat ditemukan pertamakali, di paru-paru lelaki berusia 18 tahun itu ditemukan air dan pasir. Semula kematiannya dianggap karena bunuh diri, tetapi dari bukti-bukti yang didapat, polisi memastikan dia dibunuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi