Suara.com - Ketua DPR dari Fraksi Golkar Ade Komaruddin mengaku belum mengetahui perkembangan persiapan penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar.
"Kami belum tahu apa yang akan dilakukan dalam persiapan munas karena Kemenkumham sudah menetapkan Munas Riau, yang diperpanjang," ujar Ade di gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Menurut Ade setelah kepengurusan hasil Munas Riau yang diketuai Aburizal Bakrie dan dengan Sekretaris Jenderal Idrus Marham diperpanjang Kemenkumham, diperlukan pembentukan kepanitiaan munaslub.
"Kalau Munas Riau diperpanjang, berarti harus rapat untuk menentukan hari tanggal dan panitia yang akan menyelenggarakan munas. Itu harus dilakukan dalam sebuah rapat pleno yang paripurna di antara seluruh pengurus," katanya.
Ade berharap penyelenggaraan munaslub harus mencerminkan seluruh kubu, Aburizal dan Agung Laksono, serta harus memperhatikan dua substansi.
"Pertama secara konstitusional yang berhak menentukan kepanitiaan adalah kepengurusan di bawah Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Idrus Marham hasil Munas Riau," kata Ade.
"Kedua, kami tahu, dalam kepengurusan itu, sudah bisa mengakomodir kelompok yang selama ini berbeda dengan ARB dan Idrus, kepengurusan Ancol. Pak Agung itu waketum di Riau. Teman-teman di Ancol, sebagian besar adalah pengurus dibawah pimpinan ARB dan Idrus hasil Riau," katanya.
Ade berharap nanti ada rekonsiliasi sehingga kedua kepengurusan yang ada di Partai Golkar kelak dapat bersatu.
"Rekonsiliasi pun, harus ada niat baik semuanya, untuk bersatu kembali melalui munas ini," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos