Suara.com - Uni Emirat Arab (UEA), pada minggu (7/2/2016), mengikuti jejak Arab Saudi, mengatakan siap mengirim pasukan darat ke Suriah, sebagai bagian dari koalisi internasional untuk menumpas kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Ketika ditanya apakah UEA siap mengirim pasukan darat ke Suriah jika diperlukan, Menteri Luar Negeri UEA, Andwar Gargash menjawab, "Itu sudah menjadi posisi kami selama ini."
"Kami sudah frustrasi dengan lambatnya perkembangan ... dalam melawan Daesh," kata Gargash yang menggunakan singkatan ISIS dalam bahasa Arab di Abu Dhabi.
"Kami tak bicara soal ribuan pasukan, tetapi tentang pasukan di darat yang akan menjadi pelopor... yang akan mendukung ... dan menurut saya poisis kami selalu sama dan kami akan terus memantau perkembangannya," kata dia.
Meski demikian, imbuh Gargash, UEA hanya akan mengirim pasukan darat ke Suriah jika "Amerika Serikat maju sebagai pemimpin."
Pekan lalu Arab Saudi mengatakan siap ikut serta dalam operasi tempur darat di Suriah jika AS bersedia memimpin koalisi pasukan darat untuk menggempur ISIS di negara itu.
Adapun Suriah menentang operasi darat dari Saudi dan para sekutunya dan mengancam siapa pun yang masuk ke wilayahnya tanpa izin "akan pulang dalam peti mati." (Reuters)
Berita Terkait
-
Ambisi Game Arab Saudi Terancam? PIF Dilaporkan Hadapi Masalah Usai Caplok EA
-
Indonesia Mulai Langkah Investasi di Proyek King Salman Gate lewat BPKH
-
Hasil Tenis ITF M15: Rifqi Fitriadi Melaju ke Perempat Final ITF M15 Kuala Lumpur
-
2 Negara yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia Justru Berhasil Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tawarkan Pengalaman Wisata Baru: Dari Kekayaan Budaya hingga Hiburan Kelas Dunia
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025