Suara.com - Hampir setiap pekan mayat mengapung di perairan Kota Banjarmasin. Mayat itu rata-rata korban tenggelam di sungai di kota setempat.
"Sudah beberapa pekan ini ada ditemukan mayat pengapung dan mereka bukan korban kekerasan melainkan korban tenggelam," ucap Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Untung Widodo Sst di Banjarmasin, Sabtu (13/2/2016).
Pada akhir bulan Januari 2016, tepatnya Sabtu (30/1/2016) pagi, ditemukan mayat laki-laki mengapung diduga korban tenggelam di Sungai Teluk Mendung Mantuil dekat Kayu Rakit Log belakang PT Austral Byna.
Mayat laki-laku tersebut sempat beberapa hari tidak diketahui identitasnya berkat usaha keras polisi dan tim sukarelawan akhirnya idetitasi korban yang diduga tenggelam itu diketahui.
Pada Senin (1/2/2016) identitas korban tenggelam yang sebelumnya Mr X akhirnya diketahui bernama Yadiannor (24) warga Basirih. Kejadian berikutnya, seminggu kemudian tepatnya pada hari Sabtu (6/2/2016) sekitar pukul 18.00 Wita, di kawasan Laksana Intan Pekauman dekat Posko Pemadam Kebakaran ada orang tenggelam.
Satpolair Polresta Banjarmasin langsung mengecek kebenarannya dan ternyata benar adanya, ada seorang anak laki-laki yang tenggelam.
Tidak beberapa lama dilakukan pencarian akhirnya anak laki-laki bernama Saman (15) itu ditemukan, dari hasil pemeriksaan saksi, dinyatakan kalau korban murni tenggelam karena tidak bisa berenang.
Terus dikatakannya, pada seminggu kemudian tepat pada Jumat (12/2/2016) siang, seorang laki-laki yang diketahui bernama Hakim (23) ditemukan mengapung di Sungai Kelayan Banjarmasin.
Lokasi penemuan Hakim yang sudah tak bernyawa itu tidak jauh dari kediaman korban yang beralamat di Kelayan B Banjarmasin.
Atas kejadian beberapa temuan mayat orang tenggelam itu Kasat Polair Polresta Banjarmasin terus mengatkan mereka semua yang jadi korban tenggelam diketahui memang murni tenggelam.
"Semua tubuh korban tenggelam yang kami lakukan visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan mereka semua murni tenggelam," tuturnya.
Dari semua kejadian itu maka polisi perairan mengimbau agar semua pihak senantiasa selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di perairan.
Pihaknya juga akan lebih aktif melaksanakan patroli, sosialiasi dan melakukan Polmas di perairan agar terciptanya siskamtibmas yang terus kondusif, aman, nyaman dan tentram. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim