Suara.com - Presiden Joko Widodo menolak pembubaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) jika bertentangan dengan konstitusi yakni UUD 1945. Sebagai Kepala Negara, Jokowi mengacu pada konstitusi.
"jadi begini, Presiden tentu selalu mengacu pada konstitusi, apa yang disampaikan konstitusi itu yang dijalankan oleh Presiden. Kalau maksud tujuan membubarkan DPD itu tidak sesuai kontitusi ya jelas itu ditolak," kata Johan Budi SP, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/2/2016).
Dia menjelaskan, pembubaran lembaga negara itu tentu tidak hanya dimintai pertimbangan Pemerintah, namun DPR RI sebagai wakil rakyat.
"Tapi ini kan kesepekatan, ini kan suara ini tidak saja ada di Presiden tetapi juga di DPR," ujar dia.
Sementara itu, terkait Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) yang mendatangi DPD bukan karena utusan khusus Presiden. Menurut Johan, Watimpres bisa berinisiatif dan memberikan pertimbangan termasuk mengenai wacana pembubaran DPD.
"Kalau Wantimpres itu tentu tidak ada perintah begitu (dari Presiden). Watimpres itu kan dibentuk untuk memberikan pertimbangan kepada presiden, tentu dia bisa berinisiatif dan bahan itu diberikan pada Presiden. Sikap Presiden ya sesuai konstitusi saja, konsitusi mengatakan apa ya itu yang diikuti," tandasnya.
Seperti diketahui, wacana pembubaran DPD ini dilontarkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia menilai, DPD tidak berfungsi sama sekali karena di satu provinsi hanya ada empat anggota DPD.
Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu mengaku telah berbicara panjang lebar dengan Ketua DPD Irman Gusman mengenai hal ini. Menurut dia, Irman mengharapkan DPD diperkuat bukan dibubarkan.
Berita Terkait
-
HyperOS 3.1 Mulai Digulirkan, Ini Daftar HP Xiaomi yang Kebagian Update
-
Promo Biskuit dan Wafer Lebaran di Indomaret, Diskon Gede Cuma Rp15 Ribuan
-
Gaya Baru Mengelola Uang: Investasi Jangka Panjang Kian Diminati
-
Pelatih Spanyol Puji Striker 'Lama' Rasa 'Baru' Timnas Indonesia: Layak Dipanggil John Herdman!
-
4 Serum Azeclair dan Niacinamide, Percepat Sembuhkan Jerawat Bebas Bekasnya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam
-
OTT Rejang Lebong, KPK Amankan Bukti Uang Rp756,8 Juta di Mobil Kadis hingga Kolong TV
-
Presiden PKS: Selamat Ulang Tahun ke-12 Suara.com, Selalu Membawa Kebaikan
-
Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran