Suara.com - Tim Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah mengungkap penipuan dengan cara membuat akun palsu di sejumlah situs jual-beli online. Ada 5 tersangka yang diringkus.
Mereka berinisial H (34), AS (23), Z (49), R (32) dan B (33). Kelima tersangka ditangkap di sejumlah lokasi di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
"Modus operandinya, komplotan tersebut membuat akun palsu disejumlah situs jual beli online. Mereka memproduksikan barang berupa sepeda motor, mobil handphone dan peralatan rumah tangga," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mudjiono kepada wartawan, Senin (22/2/2016).
Menurutnya modus dari komplotan penipuan di media online ini menawarkan beberapa produk kepada calon korban. Setelah terjadi kesepakatan soal harga, pelaku meminta korban untuk mentranfer sejumlah uang.
Pelaku membuat akun palsu di situs jual beli online seperti OLX.co.id, Bukalapak.com, Tokopedia.com, dan beberapa situs sejenis lainnya.
"Setelah kirim uang itu ternyata barang-barang itu ga dikirim dia, itu memang modus pelaku," katanya.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku sudah memiliki tugasnya masing-masing.
"Ada yang mencari korban, menyiapkan nomor rekening. Pelaku ada juga yang berperan mengecek rekening. Begitu ditransfer korban, pelaku langsung ambil uang itu," katanya.
Pengungkapan kasus ini, berkat adanya laporan dari warga yang merasa telah tertipu saat melakukan pembelian sejumlah barang di toko-toko online. Setidaknya ada 93 orang yang menjadi korban dengan kerugian hingga mencapai Rp10,1 Miliar rupiah.
Selain menangkap korban, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti 14 telepon genggam, 32 rekening dengan bank yang berbeda, satu unit CPU dan satu laptop. Polisi juga telah menyita barang-barang hasil kejahatan pelaku yakni satu unit mobil Honda CRV warna putih, satu Mobil Daihatsu Grand Max, satu Mobil Honda Freed warna putih, dan satu sepeda motor Yamaha Fino.
Dalam kasus ini, polisi menjerat lima pelaku dengan Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan Pasal 3,4 dan 5 UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Ancaman hukam UU ITE enam tahun, sementara pidana TPPU nya 15 tahun," kata dia.
Terkait penipuan online yang diungkap pihak kepolisian. Marketing Communication olx.co.id, Hermanto meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berbelanja di situs-situs jual beli online. Dia mengaku pihaknya juga telah berkoordinasi dengan polisi agar kejadian ini tidak lagi terjadi.
"Kami mendukung, sangat-sangat berterima kasih. Agar efek jera buat para pelaku," kata Hermanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi