Suara.com - Sinyal positif kembali dilayangkan Sebastian Vettel di hari kedua tes pramusim balap mobil Formula 1 di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol, Selasa (23/2/2016). Pembalap Scuderia Ferrari itu kembali menutup sesi pagi dengan jadi yang tercepat di lintasan.
Vettel membukukan waktu terbaik 1 menit 22,810 detik dari 46 lap yang dilahapnya. Catatan ini hampir dua detik lebih cepat dari pemegang pole position GP Spanyol musim lalu di arena yang sama yang dipegang pembalap Mercedes, Nico Rosberg.
Rosberg sendiri di sesi pagi hari ini menempati peringkat ketiga, terpaut 2,057 detik dari Vettel. Sedangkan posisi kedua ditempati pembalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, yang lebih lambat 0,715 detik dari Vettel.
Hasil yang diukir Vettel ini tak pelak menjadi tanda kebangkitan Ferrari seperti yang dijanjikan saat peluncuran mobil SF16-H yang digunakan untuk balapan musim ini, beberapa waktu lalu. Saat itu, Presiden Ferrari Sergio Marchionne menyebut tahun 2016 sebagai "tahun penuh optimisme".
Di sisi lain, rekan setim Rio Haryanto di tim Manor Racing, Pascal Wehrlein, mencatat hasil gemilang. Pembalap Jerman itu merangkak naik catatan waktunya dibanding sesi pagi di hari pertama, kemarin.
Di hari pertama, Wehrlein menutup sesi pagi dengan menempati urutan ke-11 setelah mencatat waktu 1 menit 33,455 detik. Sedangkan di sesi pagi hari ini Wehrlein naik empat tingkat posisinya usai membukukan waktu 1 menit 25,925 detik.
Insiden berkibarnya bendera merah tanda sesi tes diberhentikan sementara kembali terjadi hari ini. Penyebabnya karena mobil yang dikendarai pembalap Toro Rosso, Max Verstappen, berhenti di dalam lintasan setelah menyelesaikan 35 lap.
Pembalap Belanda itu pun kembali ke pit dan melanjutkan tes dengan melahap tambahan lebih dari 24 lap dan menempati urutan terakhir dalam sesi tes ini dengan catatan waktu terbaik 1 menit 27,346 detik, atau satu tingkat di bawah juara dunia F1 2005 dan 2006, Fernando Alonso.
Sementara itu, Rio Haryanto baru akan memulai debutnya di F1 besok. Rio dijadwalkan akan menguji kendaraan Manor Racing MRT05 selama dua hari; Rabu (24/2/2016) dan Kamis (25/2/2016). (Formula 1)
Hasil Lengkap Tes Pagi F1, Selasa (23/2/2016):
Posisi Pebalap Tim Best Lap Gap
1 Sebastian Vettel Ferrari 1:23,810 -
2 Daniel Ricciardo Red Bull Racing 1:23,525 0,715 detik
3 Nico Rosberg Mercedes 1:24,867 2,057 detik
4 Sergio Perez Force India 1:25,692 2,882 detik
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang