Suara.com - Penguasa kawasan Kalijodo Abdul Aziz alias Daeng Aziz kini menjadi tersangka kasus bisnis prostitusi. Pengacara Daeng Azis, Razman Arif Nasution, keberatan dengan itu dan mempertanyakan dasar apa yang dipakai polisi.
"Intinya di sini surat berbunyi memanggil Daeng untuk mendengar keterangan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana mengadakan orang memudahkan perbuatan cabul dan mucikari yang terjadi di bulan Desember sampai 31 Februari di kafe King Star, bukan kafe Intan," kata Razman di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/2/2016).
Razman mengatakan kafe King Star yang digerebek polisi pada Minggu (21/2/2016) dan kemudian dijadikan rujukan polisi, bukan milik Daeng Aziz. Kafe yang dimiliki Daeng Aziz, katanya, bernama kafe Intan dan di sini tidak ada bisnis prositusi.
Razman mengatakan kliennya dikenakan Pasal 269 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 506 KUHP tentang Prostitusi.
"Kafe King Star punyanya Pak Ali, apa hubungan Ali dan Daeng, makanya saya datang ini untuk berkoordinasi," kata Razman.
Dari kafe Intan, ketika itu polisi menemukan senjata tajam dan ratusan anak panah.
Daeng Aziz, kata Razman, kaget dengan adanya benda-benda itu.
"Beliau bilang, 'Pak Razman saya udah punya kafe, tapi apa saya sebodoh itu, udah tahu mau razia, masa saya tinggalkan barang-barang berbahaya di sana (kafe Intan),'" kata Razman.
Kasus ini merupakan rangkaian rencana penutupan kawasan prositusi Kalijodo. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengembalikan fungsi kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program