Suara.com - Lutfi Yudianto (16), asal Desa Kalianget, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, jatuh ke jurang di kawasan Arak-Arak Kabupaten Bondowoso, saat berfoto selfie pada Senin petang (29/2/2016).
Pemuda asal Kecamatan Banyuglugur itu terjatuh di kawasan perbukitan di Desa Sumbercanting, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, dan hingga Senin malam belum ditemukan.
Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Situbondo Ipda Pol Nanang Priambodo mengatakan awalnya keluarga korban melaporkan kejadian jatuhnya pemuda tersebut ke Kantor Polsek Suboh, Situbondo.
"Pemuda tersebut jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 100 meter sekitar pukul 17:30 WIB," katanya saat dihubungi lewat telepon seluler pada Senin malam.
Setelah mendapatkan laporan itu petugas Kepolisian Sektor Suboh, langsung terjun ke lokasi dan dibantu oleh puluhan masyarakat setempat, melakukan pencarian tubuh korban.
Selain masyarakat, pencarian korban juga dibantu oleh sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, dan keluarga korban.
"Dari BPBD dan Basarnas Situbondo juga datang ke lokasi kejadian untuk mencari pemuda tersebut," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Zainul Arifin pada Senin malam masih berada di lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban.
"Kami semua masih melakukan pencarian pemuda tersebut. Informasi terakhir, korban terpeleset dan terjatuh ke jurang saat foto selfie di sekitar perbukitan tersebut," kata Zainul. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping
-
Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang
-
Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat
-
Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral