Suara.com - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Susanto meminta orang tua jangan berlebihan membatasi rasa ingin tahu anak soal gerhana matahari.
"Pastikan anak difasilitasi dalam bentuk aktivitas atau kegiatan positif dan edukatif," kata Susanto lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Agar anak tidak jenuh atas kondisi pembatasan, kata dia, seyogyanya orang tua memberikan aktivitas yang menyenangkan dan aman buat anak.
Menurut dia, alangkah lebih baik jika orang tua memiliki pengetahuan cukup soal gerhana matahari sehingga dapat menjelaskan kepada anak mengenai fenomena alam itu.
"Menjelaskan pada anak sesuai fase perkembangannya, meski gerhana matahari itu bersejarah tapi melihat secara langsung memiliki efek samping kerusakan pada mata yang disebut 'solar eclipse retinopathy'. Jika ingin melihat pastikan dengan alat yang aman. Menggunakan teleskop bisa jadi alternatif," kata dia.
Dia juga mengimbau agar anak dalam pantauan orang tua. Anak lebih rentan mengalami gangguan, apalagi karakteristik mata anak, memiliki lensa mata lebih jernih sehingga radiasi cahaya yang masuk ke mata lebih banyak dibandingkan orang dewasa.
"Masyarakat agar tidak menggunakan mata telanjang saat melihat gerhana matahari," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i