Umat muslim di Bali tepatnya di area Desa Adat Pakraman Tuban, Badung menyelenggarakan salat Gerhana Matahari, Rabu (9/3/2016) di masjid Nurul Huda.
Sholat sunnah Gerhana Matahari ini dimulai pada pukul 07.30 Wita, dimana gerhana matahari akan muncul di wilayah Bali sekitar pukul 07.22 Wita.
Menurut Ustad Mohammad Anwar, pelaksanaan salat sunnah gerhana matahari ini merupakan bentuk amalan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Memang shalat gerhana ini tidak diwajibkan. Melainkan salat sunnah, dikerjakan mendapatkan pahala, jika tidak dikerjakan juga tidak apa-apa. Kami mulai salat gerhana sekitar pukul 07.30 Wita,"kata ustad Anwar yang sekaligus menjadi imam sholat tersebut.
Dia menjelaskan, yang mengikuti salat sunnah gerhana ini dari berbagai umat muslim yang ada di wilayah daerah Tuban, Badung, dan wilayah sekitarnya.
"Kami yang mengadakan salat sunnah gerhana secara berjamaah ini ada yang datang ke masjid tadi shubuh, ada juga yang sudah dari semalam tiba di masjid,"katanya.
Seperti diketahui bahwa gerhana ini bertepatan dengan hari perayaan Nyepi tahun saka 1938. Namun umat muslim di Bali masih bisa melaksanakan salat sunnah gerhana dengan syarat tidak menggunakan pengeras suara dan bila ke masjid harus berjalan kaki tidak memakai kendaraan bermotor. [Sukis Wanti]
Berita Terkait
-
Menikmati Bali Lewat Seni yang Bicara tentang Semesta dan Jiwa
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini
-
Jadi Tersangka Suap Bea Cukai, Direktur P2 DJBC Rizal Ternyata Punya Harta Rp19,7 Miliar
-
Di Sidoarjo, Gus Ipul Ajak Camat Hingga Kades Bersama Perbarui Data
-
Sudah Bocor! Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berdasarkan Hasil Hisab Kemenag
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY