Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka [suara.com/Erick Tanjung]
Kedatangan panitia khusus angket kasus PT. Pelabuhan Indonesia II DPR yang dipimpin anggota Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka ke gedung KPK disambut bak pahlawan oleh ratusan pekerja Jakarta International Container Terminal.
Rieke dan anggota DPR lainnya datang ke KPK untuk meminta lembaga ini jangan sampai menghentikan proses penanganan kasus penyimpangan yang terjadi saat Pelindo II dipimpin Richard Joost Lino.
"Hidup pansus, penjarakan Lino, tangkap dan tahan Lino. Lino pengkhianat, hidup pansus," kata para pekerja JICT.
Para pekerja JICT memenuhi area depan gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Suasana semakin ramai ketika Rieke dan rombongan keluar dari gedung KPK bersama Ketua KPK Agus Rahardjo. Mereka meneriakkan kata-kata penuh semangat.
Pekerja terus meneriakkan semangat ketika Agus dan Rieke memberikan keterangan pers.
"Hidup Pansus, maju terus pansus. Hidup Bu Rieke, hidup Oneng (panggilan Rieke). KPK tidak boleh takut, tangkap Lino sekarang," kata pekerja.
Selain berteriak, mereka juga berebut dengan wartawan untuk mengabadikan Rieke melalui kamera ponsel.
Alhasil, aksi desak-desakan di depan tangga KPK tak terelakkan.
Akibatnya, Rieke dan rombongan dari DPR tidak bisa keluar melalui tangga dan mereka memilih masuk ke dalam gedung lagi, lalu melewati pintu yang terletak di samping.
Ratusan pekerja pun mengejar mereka ke samping gedung. Begitu juga awak media.
Mereka terus berteriak dan menyebut nama Rieke sampai bus yang ditumpangi Rieke meninggalkan KPK.
Rieke dan anggota DPR lainnya datang ke KPK untuk meminta lembaga ini jangan sampai menghentikan proses penanganan kasus penyimpangan yang terjadi saat Pelindo II dipimpin Richard Joost Lino.
"Hidup pansus, penjarakan Lino, tangkap dan tahan Lino. Lino pengkhianat, hidup pansus," kata para pekerja JICT.
Para pekerja JICT memenuhi area depan gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Suasana semakin ramai ketika Rieke dan rombongan keluar dari gedung KPK bersama Ketua KPK Agus Rahardjo. Mereka meneriakkan kata-kata penuh semangat.
Pekerja terus meneriakkan semangat ketika Agus dan Rieke memberikan keterangan pers.
"Hidup Pansus, maju terus pansus. Hidup Bu Rieke, hidup Oneng (panggilan Rieke). KPK tidak boleh takut, tangkap Lino sekarang," kata pekerja.
Selain berteriak, mereka juga berebut dengan wartawan untuk mengabadikan Rieke melalui kamera ponsel.
Alhasil, aksi desak-desakan di depan tangga KPK tak terelakkan.
Akibatnya, Rieke dan rombongan dari DPR tidak bisa keluar melalui tangga dan mereka memilih masuk ke dalam gedung lagi, lalu melewati pintu yang terletak di samping.
Ratusan pekerja pun mengejar mereka ke samping gedung. Begitu juga awak media.
Mereka terus berteriak dan menyebut nama Rieke sampai bus yang ditumpangi Rieke meninggalkan KPK.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan