Suara.com - Memburuknya prestasi New York Knicks di musim ini membuat pelatih legendaris NBA, Phil Jackson, dikabarkan bakal turun gunung memegang kendali kepelatihan tim kebanggaan masyarakat kota New York itu.
Jackson sendiri saat ini menjabat sebagai Presiden New York Knicks. Pelatih yang dijuluki "Zen Master" itu menduduki jabatan teras tersebut sejak Maret 2014 dan dikontrak selama lima tahun dengan nilai kontrak sebesar 60 juta dolar AS (sekitar Rp796 miliar).
Prestasi Knicks terus merosot sejak musim lalu, dimana tahun lalu gagal ke play-off setelah menempati peringkat sembilan klasemen wilayah timur. Saat ini, posisi Knicks lebih menurun lagi; peringkat 13 klasemen sementara wilayah timur.
Kursi kepelatihan Knicks sendiri sementara dipegang Kurt Rambis pasca dipecatnya Derek Fisher, 8 Februari lalu. Wacana pembagian porsi kepelatihan dimana Jackson menjadi pelatih di laga kandang dan Rambis untuk laga tandang pun mengemuka saat ini.
Namun, wacana itu ditolak mega bintang Knicks, Carmelo Anthony. Forward berusia 31 tahun itu tak ingin lagi melihat Jackson yang kini sudah sangat sepuh, 70 tahun, melatih dirinya dan kawan-kawannya di Knicks.
"Phil tidak akan melatih lagi," ujar Anthony usai jalani latihan, Selasa (15/3/2016) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB. "Saya merasa wacana itu tidak bisa diterima. Dia tidak perlu lagi harus berada di lapangan."
Di lain pihak, Rambis, yang pernah jadi asisten Jackson saat melatih di Los Angeles Lakers, juga membantah kabar kembalinya Jackson melatih. "Dia tidak pernah memberikan sinyal kepada saya akan melatih lagi," ujar Rambis.
Jackson terakhir kali melatih di musim 2010/11. Kala itu, Jackson gagal membawa Lakers lolos ke final wilayah setelah ditaklukkan Dallas Mavericks dengan agregat 0-4.
Selama karier kepelatihannya Jackson 11 kali meraih cincin juara NBA; 6 kali bersama Chicago Bulls dan 5 dengan Lakers. Dia juga pernah dinobatkan sebagai NBA Coach of The Year tahun 1996 dan masuk dalam 10 besar pelatih terbaik dalam sejarah NBA. (ESPN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus