Suara.com - Hasnaeni Moein akan menaikan Upah Minimum Regional DKI Jakarta, jika dirinya terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah pasa Tahun 2017 mendatang.
Tidak tanggung-tanggung angka Rp 4,5 juta menjadi dasar gaji bagi setiap warga DKI. Itu berarti ada kenaikan Rp1,4 juta rupiah dari UMR Jakarta saat ini yang ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
"Saya akan naikan UMR Jakarta menjadi Rp4,5 juta jika saya jadi Gubernur DKI Jakarta," kata Hasnaeni saat mengunjungi supri bus Metromini dan Kopaja di Terminal Blok M Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat(18/3/2016).
Menurutnya, UMR sebesar Rp3,1 bagi warga DKI saat ini sangat tidak memungkinakna lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dia menjelaskan bahwa kebutuhan hidup di Jakarta begitu besar, sehingga upahnya pun harus besar.
"Memang itu akan membuat pengusaha marah. Tapi saya tidak berkerja untuk pengusaha, saya bekerja untuk masyarakat kecil. Itu bedanya saya dengan Pak Jokowi, eh dengan Pak Ahok," kata Hasnaeni.
Semenetara untuk para supir bus Metromini dan Kopaja, Politisi Demokrat tersebut menagtakan akan mendanai mereka. Dana yang diberikan berupa subsidi dari pemerintah daerah dan akan bekerjasama dengan pemilik metromini dan kopaja untuk menggaji para sopirnya.
"Saya akan bekerja sama dengan pemilik Metromini dan Kopaja, karena itukan kepemilikan pribadi ya, nanti pemda akan mensubsidi," kata Hasnaeni.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah