Suara.com - Setelah relawan Teman Ahok, sekarang muncul komunitas baru bernama Basuki Tjahaja Purnama Mania alias Batman. Kantornya di Plaza V, Blok C, Jalan Marga Guna Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Ketua Umum Batman, Immanuel Benezer, menceritakan awal mula berdirinya komunitasnya.
Batman, katanya, dibentuk oleh para pendukung Joko Widodo ketika maju menjadi calon presiden di Pemilihan Presiden tahun 2014. Saat itu, namanya Jokowi Mania alias Jo Man.
"Mayoritas yang bergabung di Batman, ya para pendukungnya Jokowi, Batman dibentuk oleh para Jo Man (Jokowi Mania)," kata Immanuel di posko Batman.
Immanuel yang berprofesi sebagai driver Grab Bike itu menjelaskan Batman akan terus mengajak para pendukung Jokowi bergabung untuk mendukung Ahok dan Heru Budi Hartono yang maju lewat jalur non partai politik di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.
"Kami akan mengajak para pemilih Jokowi untuk memilih Ahok, karena kami yakin, Ahok adalah sosok pemimpin yang diharapkan di Jakarta, Ahok representasi kebhinnekaan Indonesia," kata Immanuel.
Batman dideklarasikan kemarin, Kamis (17/3/2016).
Selain didukung dua relawan ini, Ahok dan Heru juga didukung Partai Nasional Demokrat dan Partai Hati Nurani Rakyat. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara