Suara.com - Seorang guru sekolah menengah di New York City, Amerika Serikat didenda sebesar 300 dolar - sekitar Rp3,9 juta (1 dolar AS pada Rp13.097) - karena mempertontonkan video pemenggalan sandera oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kepada murid-murdinya.
Alexiss Nazario, seorang guru di South Bronx Academy for Applied Media, menunjukkan video sadistis itu kepada murid-murid kelas delapan pada tahun ajaran 2014/15 lalu.
Dalam kesaksikan kepada polisi, para murid Nazario mengatkan bahwa proses pemenggalan dalam video itu disensor. Tetapi kepala sandera yang telah terpisah dari badan ditunjukkan secara vulgar. Para murid mengaku ketakutan melihat video itu.
"Guru ini tak memiliki penilaian yang baik dan perilakunya melanggar janji kami untuk menyediakan lingkungan sekolah yang nyaman dan mendukung murid-murid," kata Devora Kaye dari Departemen Pendidikan Kota New York.
Departemen itu menuntut agar Nazario dipecat. Tetapi pengadilan arbitrase memutuskan bahwa pelanggaranya tergolong ringan dan hanya pantas diganjari denda ringan.
Adapun Nazario kepada media mengatakan bahwa tindakannya tak disengaja.
"Saya sedang mencari sebuah video. Saya mengklik video yang salah. Itu adalah sebuah kekeliruan, saya juga terkejut," jelas Nazario. (Time.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh