Suara.com - Juara bertahan sekaligus unggulan utama, Novak Djokovic lolos ke babak final Indian Wells usai menundukkan Rafael Nadal dengan skor 7-6(5), 6-2 pada semifinal di Kaliornia, AS pada Sabtu (19/3/2016). Jika menang, ini akan menjadi gelar kelima Djokovic di Indiana Wells sekaligus mempertajam rekornya atas Nadal menjadi 25-23.
Dua petenis papan atas dunia itu menampilkan reli di Indian Wells Tennis Garden yang dibanjiri cahaya matahari. Namun Djokovic tampil lebih baik dan dua kali mematahkan serve lawannya di set kedua untuk mengamankan kemenangan.
Keduanya saling mematahkan serve terjadi pada game kedua dan ketiga, sebelum Nadal kemudian menyia-nyiakan set point pada gema kesepuluh ketika pukulan forehandnya menyangkut net.
Petenis Spanyol itu sempat bangkit dari tertinggal 2-5 pada tiebreak untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5, Djokovic kemudian unggul 6-5 setelah serve pertama yang keras sebelum mengunci set setelah bermain lebih dari satu jam ketika pukulan backhand lawannya mengenai net.
Setelah pertandingan yang berlangsung hampir selama dua jam, di final yang akan digelar Minggu (20/3/2016) Djokovic akan berhadapan dengan petenis Kanada Milos Raonic, yang menang 6-3, 3-6, 6-3 atas David Goffin asal Belgia.
"Ada hal-hal yang saya dapat melakukannya dengan lebih baik, namun saya menyelesaikan pertandingan dengan sangat baik dan saya sangat senang bisa melaju ke final," kata Djokovic kepada ESPN saat usai pertandingan.
Djokovic mengaku beruntung bisa memenangkan set pertama melalui tiebreaker.
"Set kedua kembali dan melaju dan sepanjang permainan saya mampu melakukan break krusial yang membuat saya dapat bermain lebih agresif. Secara keseluruhan, ini merupakan pertandingan berat namun inilah yang Anda harapkan ketika bermain melawan Rafa," tambahnya.
Nadal berada di bawah tekanan untuk mempertahankan serve ada set kedua, ketika Djokovic mendominasi pertarungan di baseline. Petenis kidal asal Spanyol itu akhirnya takluk pada game keenam ketika pukulan forehandnya kembali membentur net untuk tertinggal 2-4.
Melakukan serve pada kedudukan 2-5, Nadal berupaya bangkit dari 0-40 dan menyelamatkan lima match point sebelum akhirnya pukulannya dari baseline melambung terlalu jauh sekaligus memberikan kemenangan kepada Djokovic.
Sebelumnya, unggulan ke-12 Milos Raonic, mengatasi 'tantangan' pada set kedua untuk mencapai final ATP Masters 1000 ketiganya dengan kemenangan 6-3, 3-6, 6-3 atas David Goffin asal Belgia.
"Saya agak kehilangan permainan saya (pada set kedua), saya terbawa ritme dia. Namun saya benar-benar melaju di set ketiga. Hal terpenting bagi saya adalah bertahan dan merupakan hal hebat untuk memainkan semifinal kedua saya (secara beruntun) di sini," kata Raonic kepada ESPN. (Reuters)
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
-
Serbia Pastikan Novak Djokovic akan Bermain di Olimpiade 2024 Paris
-
Jannik Sinner Ambil Alih Peringkat 1 Dunia ATP dari Novak Djokovic
-
Novak Djokovic Raih Penghargaan Olahragawan Terbaik Dunia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri