Suara.com - Di penghujung kunjungan ke Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (23/3/2016), Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara Penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB) dan Kartu Asistensi Sosial Lanjut Usia (ASLUT) di halaman Masjid Nur Iman, Kelurahan Karanganyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan.
Sebelum menyampaikan sambutan, Presiden menyerahkan bantuan tersebut kepada 16 orang perwakilan. Presiden berharap dana bantuan sosial yang sudah diterima tidak digunakan untuk membeli sesuatu yang tidak bermanfaat, seperti membeli rokok dan pulsa. "Itu berkaitan dengan gizi anak, gizi bayi, anak sekolah, bukan untuk lainnya. Saya cek lho nanti," ujar Presiden Jokowi.
Setelah membagikan bantuan sosial, mantan Gubernur DKI Jakarta itu membagikan lima buah sepeda pada warga dan anak-anak yang didahului dengan quiz, pertanyaan yang harus dijawab agar mendapatkan hadiah sepeda dari Presiden.
Usai menghadiri penyerahan bantuan sosial, Jokowi dan Iriana menyapa masyarakat dan membagi-bagikan buku tulis.
Berita Terkait
-
Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
-
Link Cek Desil Bansos Kemensos 2026: Panduan 10 Langkahnya
-
Sederhana Banget! Penampilan Bupati Bulungan Syarwani Kontras dengan Gubernur Kaltim
-
Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos
-
Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat