Suara.com - Pengamat politik yang juga mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Chusnul Mar'iyah mengatakan media massa berperan besar dalam mempengaruhi pilihan publik dalam pilkada serentak 2017.
"Dengan perkembangan teknologi informasi dan model 'idol' yang dipropagandakan melalui media massa, maka tidak heran kalau pilkada juga dipengaruhi oleh fenomena tersebut," kata Chusnul saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan media menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi publik dalam memilih kepala daerah, meski juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti agama, suku, identifikasi partai, jaringan, dan kebijakan.
Chusnul menilai keterlibatan media dalam proses menuju pilkada ataupun pemilu kerap kali turut mendominasi pemberitaan salah satu calon.
"Sejauh mana media kemudian mendominasi? Dengan demikian pemilu langsung tidak akan 'free and fair' (bebas dan adil) bila medianya juga tidak 'free and fair'," ujar dia.
Dalam kondisi demikian, Chusnul berpendapat media bisa menjadi kekuatan politik dan memiliki kepentingan bisnis yang bisa mengalahkan kepentingan negara.
Chusnul menekankan rakyat harus tahu lebih dulu apa yang akan dilakukan oleh calon kepala daerahnya jika terpilih.
Mengambil contoh DKI Jakarta, Chusnul mengatakan warga Ibu Kota berhak untuk tahu apa yang akan dilakukan oleh pasangan calon menyangkut berbagai permasalahan Jakarta seperti pendidikan akhlak, kesehatan, tempat ibadah, transportasi publik seperti Metro Mini dan Kopaja, gedung olahraga, perlindungan anak, pengelolaan sampah, hingga air bersih. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman
-
Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
-
Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat
-
Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani