Suara.com - Pandy Setiawan menyuruh istrinya memacari lelaki lain untuk menjadi korban penipuan. Jika tidak mau, istrinya, Dewi akan dia cerai.
Pandy menceritakan teknik kejahatannya itu adalah idenya sendiri. Dia berpikir mendapatkan uang banyak dengan memperalat istrinya melakukan kejahatan.
Dewi pun mau saja. Sebab dia diacam akan dicerai jika menolak. Di sisi lain Pandy sering memergoki Dewi selingkuh dengan lelaki lain.
"Ide menipu itu improvisasi saya sendiri saya sampaikan ke dia (Dewi)," Kata Pandy di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2016).
"Istri saya, saya suruh gaet cowok karena sering jalan dengan laki-laki. Dia sudah dua sampai tiga kali, Jalan sama cowonya, dia kira saya tidak tahu padahal saya tahu. Saya ancam kalau nggak dikerjakan saya ceraikan saja," ujar Pandy.
Namun ini aksi pertama dia. Meski aksi pertama,, uang 79 juta sudah dia raup.
"Duitnya dipakai buat beli ponsel. Beli tiga buah ponsel, cincin jam tangan selebihnya buat foya - Foya clubing," Kata Pandy. Tapi bukan sama istri saya. Istri sudah kabur duluan ke bogor," kata Pandy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!