Suara.com - Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta menanggapi beredarnya surat Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) meminta Konjen RI Sydney memberikan fasilitas ke politisi Hanura yang ingin berkunjung ke sana. Itu dilarang.
Ketua Fraksi Hanura di DPRD DKI Mohamad Sangaji menjelaskan dalam kunjungan kenegaraan pun anggota dewan tidak boleh meminta fasilitas negara. Sebab kunjungan anggota dewan ke daerah atau pun luar negeri sudah diongkosi oleh APBN melalui Sekretariat DPRD.
"Tidak semua orang tidak bisa gunakan fasilitas negara. Apalagi untuk kepentingan pribadi," kata Ongen sapaan akrab Mohamad Sangaji saat dihubungi suara.com, Kamis (31/3/2016) malam.
Sebelumnya dalam surat bernomor B/1337/S.PANRB/03/2016 itu menyatakan politisi Hanura yang juga Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto akan berkunjung ke Australia dengan istri dan ketiga anaknya. Mereka ke Australia pada 24 Maret sampai 2 April 2016.
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Bapak Menteri PANRB mohon bantuan kiranya Konsulat Jenderal RI di Sydney dalam menyediaan fasilitas berupa akomodasi dan transportasi semala Sdr. Wahyu Dewanto dan keluarga berada di Sydney," tulis surat tersebut.
Surat itu ditebuskan ke Menpan RB Yudi Chrisnandi, Duta Besar RI untuk Australia dan Konsul Jenderal RI di Sydney.
Dalam situs DPRD DKI Jakarta tertera biodata Wahyu. Wahyu mempunyai istri bernama Utari Ayundhani. Dia mempunyai 3 anak, yaitu Clarissa Mutiara Dewanto, Muhammad Sultan Adilla Dewanto, dan Muhammad Emir Adilla Dewanto. Nama-nama itu cocok dengan nama yang tertulis dalam surat permintaan fasilitas yang dikeluarkan KemenPAN-RB.
Ongen mengatakan akan mengkonfirmasi kebenaran surat tersebut. Dia akan bertemu langsung dengan Wahyu.
"Tapi sekali lagi saya baru dengar ini. Dan saya tidak tahu apa hubungan antara Yudi dengan Wahyu dalam memberikan fasilitas negara itu," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Barang KW Masuk Indonesia Gegara Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sebut Bisa Rugikan Ekonomi Nasional
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali
-
Fakta Baru Terungkap! Satu Keluarga di Warakas Tewas Diracun Anak Sendiri, Ini Motifnya
-
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini
-
Jadi Tersangka Suap Bea Cukai, Direktur P2 DJBC Rizal Ternyata Punya Harta Rp19,7 Miliar
-
Di Sidoarjo, Gus Ipul Ajak Camat Hingga Kades Bersama Perbarui Data
-
Sudah Bocor! Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berdasarkan Hasil Hisab Kemenag
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY