Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto geram saat mendengar pertanyaan sejumlah wartawan tentang kasus Jessica Kumala Wongso. Berkas kasus tersebut dikabarkan dikembalikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi dengan alasan masih perlu dilakukan perbaikan. Menurut mantan Kapolda Jawa Barat, itu pihaknya sama sekali belum menerima pengembalian berkas tersebut.
" Ya sampai sekarang belum dikembalikan. Mana yang benar? Ini berita dari siapa? Jangan katanya-katanya saja!," kata Moechgiyarto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016).
Moechgiyarto menambahkan sampai saat ini belum ada kabar bahwa ada pengembalian berkas dari kejaksaan kepada kepolisian. Oleh sebab itu, ia meminta berbagai pihak termasuk jurnalis tidak melemparkan isu yang tidak benar.
" Ya, anda mengadu-adu saya dengan kejaksaan. Buktinya kan belum ada kita terima berkasnya, gitu loh," ujar Moechgiyarto.
" Jadi jangan diadu-adu lah kita ini. Itu hal yang biasa, itu proses. Proses penyelidikan kalau kita belum siap, kalau dikembalikan ya kita siapkan kembali," tambah Moechgiyarto.
Menurut Moechgiyarto semua ini masih proses yang sedang berlangsung. Ia meminta semua pihak membiarkan kejaksaan memeriksa dulu.
"Petunjuknya apa, kita lengkapi kembali. Kok masih digembar-gemborkan masalah pengembalian," tutup Moechgiyarto.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
Pimpin 650 Personel Sikat Bersih Kolong Tol Kumuh, Kapolda Metro: Ini Bukan Kegiatan Simbolis
-
Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!
-
Roy Suryo Bantah Edit Ijazah Jokowi: Yang Seharusnya Tersangka Itu Orangnya
-
Jujur Kembalikan Ponsel Temuan, 6 Siswa SD Dapat Pin Khusus dari Kapolda Metro Jaya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat