News /
Senin, 04 April 2016 | 08:15 WIB
Pebalap Indonesia, Rio Haryanto (kiri), tampak sedang berdiskusi dengan salah satu kru Manor Racing jelang balapan GP Bahrain, (3/4) [manorracing.photos]

Suara.com - Masalah degradasi ban tampaknya bakal jadi pekerjaan rumah paling besar yang harus secepatnya diatasi salah satu kontestan Formula 1 musim ini, Manor Racing. Pasalnya, masalah itu muncul kembali dalam balapan seri kedua di GP Bahrain, Minggu (3/4/2016).

Hal ini sebagaimana diungkap salah satu pebalapnya, Rio Haryanto, usai mewujudkan target melintasi garis finis pada balapan malam hari yang digelar di Sirkuit Sakhir ini. Rio menjelaskan kendala pada degradasi itu telah menghambat kecepatan mobilnya.

"Kami sangat menderita dengan permasalahan pada degradasi ban, yang mana telah menghambat kemajuan kami," tutur Rio seperti dikutip dari akun Facebook Manor.

Kendala ini pertama kali ditemukan permasalahannya oleh tim Manor saat seri perdana F1 di GP Australia, 20 Maret lalu. Ketika itu, masalah ini dikeluhkan Pascal Wehrlein, rekan setim Rio, yang mengeluh tak bisa mencapai hasil lebih baik saat GP Australia lalu.

Sementara itu, Direktur Balap Manor Racing, Dave Ryan, secara implisit berharap permasalahan ini bisa terselesaikan sebelum berlaga di seri ketiga di GP Cina. Terlebih, ada waktu dua minggu untuk menyelesaikannya sebelum balapan di Cina digelar 17 April mendatang.

"Kami terus membuat langkah maju di setiap perlombaannya. Kini, kami fokus menuju GP Cina dimana saya berharap perfoma mobil kami bisa menunjukkan kembali perkembangan yang positif," tutur Ryan.

Load More