Suara.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Malang, Jawa Timur, menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak tegas menghapus rencana revisi UU KPK. Penundaan pembahasan RUU KPK dipandang bukan solusi.
"Pemerintahan Indonesia yang dikomandoi oleh Jokowi-JK tidak punya sikap tegas, dia (Jokowi) menunda pembahasan RUU KPK, bukan merupakan solusi, justru kesannya ingin mengelabui publik agar lupa akan hal ini," kata Koordinator BEM Malang Raya Riyanda Barmawi (24) di acara Dialog Nasional, Universitas Tribuana Tungga Dewi, Malang, Jawa Timur, Senin (4/4/2016).
"Jokowi-JK kami anggap telah melukai cita-cita reformasi, dan semua elit-elit negara yang setuju terhadap Revisi UU KPK kami anggap telah mengkhianati janji reformasi," Riyanda menambahkan.
Menurut Riyanda rencana revisi UU KPK harus dibatalkan, jangan hanya ditunda.
Riyanda mengatakan ada beberapa pasal yang sengaja dibuat untuk melemahkan KPK. Di antaranya pembentukan dewan pengawas, kewenangan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan SP3, dan pengaturan kewenangan penyadapan.
Dia mengatakan KPK harus dikuatkan, bukan dilemahkan, karena lembaga tersebut berhasil menyelamatkan uang negara hingga 200 triliun rupiah.
"Keberadaan KPK kami nilai telah mampu menyelamatkan uang negara sebesar 200 triliun, ini merupakan angka yang besar dan sangat fantastis, sehingga sangat tidak tepat bila revisi UU KPK cenderung mengebiri kewenangan KPK," kata dia.
Di akhir acara konsolidasi menegaskan akan terus mengawal KPK.
BEM mengultimatum, kalau dalam tempo 1 X 7 hari RUU KPK tidak dicabut, mereka akan menduduki kantor-kantor pemerintahan. (Dian Rosmala)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement