Suara.com - ISIS mengklaim telah membantai lebih dari 20 orang yang diculik dari sebuah pabrik semen di Suriah pekan lalu. Dua puluh orang yang dieksekusi merupakan tawanan nonmuslim dan pendukung rezim Bashar al Assad.
Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 300 orang yang diduga diculik oleh ISIS dari pabrik semen di sebelah timur kawasan Qalamun, tepian Kota Damaskus. ISIS menyerbu pabrik tersebut pada Selasa lalu, usai gagal merebut pangkalan udara Dumeir dan sebuah pembangkit listrik.
Amaq Agency, media yang mempublikasikan propaganda ISIS, menyatakan bahwa seluruh karyawan dari Pabrik Semen Al Badia telah dibebaskan, kecuali sekitar 20 orang yang mereka bunuh.
Disebutkan di situ, para anggota ISIS menginterogasi tawanan untuk mengetahui siapa saja yang merupakan pendukung rezim Bashar al Assad dan pemeluk agama minoritas.
"Anggota ISIS memindahkan para pekerja ke tempat yang aman, di mana mereka mendapatkan perawatan medis dan makanan, juga diinterogasi untuk mengidentifikasi mana yang nonmuslim dan untuk mencari adakah tentara Suriah dan pendukung (Assad) yang menyamar," sebut Amaq Agency.
"ISIS menemukan dua puluh milisi Popular Committee di antara mereka, juga empat pekerja Druze, yang kemudian dieksekusi," lanjut media tersebut.
Sementara itu, Badan Pemantau Hak Asasi Manusia di Suriah melaporkan bahwa seluruh pekerja telah dilepaskan. Sedangkan, penjaga keamanan pabrik dan orang-orang bersenjata yang menjaga kawasan tersebut tetap ditahan karena bersekutu dengan pasukan rezim Assad, dan akan dieksekusi.
Pendiri badan pemantau tersebut, Rami Abdul Rahman, kepada Independent, mengatakan bahwa klaim ISIS tidak bisa dikonfirmasi. Dengan demikian, nasib dari 30 pekerja yang masih ditahan belumlah diketahui.
"Lebih dari 100 orang kabur dua hari lalu, kemudian 170 orang dilepaskan kemarin," kata Rami.
Sebanyak 170 orang yang dilepaskan sudah tiba di Kota Dumeir. Mereka dilepaskan berkat mediasi dari tetua warga setempat.
Informasi terkait penculikan karyawan ini simpang siur. Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Suriah kendati media nasional menyebut bahwa para pekerja dibawa ke tempat yang tidak diketahui. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT