Suara.com - Awal yang baik diukir salah satu wakil Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, di ajang Singapura Open Super Series 2016. Berhadapan dengan pasangan Jepang, Keigo Sonoda/Naoko Fukuma, di babak pertama, Selasa (12/4/2016), ganda campuran nomor satu Indonesia ini sukses menancapkan kakinya di babak kedua.
Tanpa banyak menemui kesulitan yang berarti, Tontowi/Liliyana membungkam perlawanan Keigo/Naoko dua game langsung, 21-14, 21-13, dalam laga yang dilangsungkan di Singapore Indoor Stadium.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya di babak pertama Prancis Open Super Series 2015. Ketika itu, Tontowi/Liliyana yang datang dengan status juara bertahan, harus angkat koper lebih cepat setelah menyerah 21-16, 17-21, 13-21.
Dengan hasil ini, maka Tontowi/Liliyana tercatat masih unggul secara head to head dari pasangan peringkat 20 dunia itu; 3-1.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kali ini Tontowi/Liliyana tampil begitu percaya diri menghadapi Sonoda/Fukuman. Terlebih lagi, pekan lalu Tontowi/Liliyana baru saja membawa pulang titel juara Malaysia Open Super Series Premier 2016.
Sempat terjadi kejar-mengejar poin di game pertama, walau akhirnya bisa diselesaikan dengan baik oleh Tontowi/Liliyana. Di game kedua, Tontowi/Liliyana semakin tak terkejar saat unggul jauh 17-8 hingga akhirnya memenangkan pertandingan dalam tempo 39 menit.
"Dari awal permainan kami berusaha untuk fokus dan tidak lengah. Di pertemuan sebelumnya kami lengah, karena kalau dilihat skornya, kami sempat memimpin," kata Liliyana usai pertandingan.
"Sekarang, walaupun kami sering unggul jauh, kami tetap saling mengingatkan untuk tetap fokus, pasalanya pertandingan belum selesai dan apapun bisa terjadi, kami tidak boleh santai," lanjut wanita yang akrab disapa Butet ini.
Meski relatif tak menemui hambatan di babak pertama, namun Tontowi/Liliyana tak boleh lengah di babak kedua. Mereka akan berhadapan dengan wakil Korsel, Lee Yong Dae/Lee So Hee, pasangan yang baru saja menyelesaikan laga sengit melawan pasangan Thailand, Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai, 21-16, 15-21, 21-19.
Selain Tontowi/Liliyana, ganda campuran Indonesia lainnya yang juga turut melaju ke babak kedua, yakni Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Pasangan peringkat 18 dunia ini mengalahkan Jhe-Huei Lee/Wu Ti Jung (Taiwan), 21-16, 21-10.
Di babak kedua, Edi/Gloria akan menghadapi unggulan ketiga, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korsel), yang menang WO di babak pertama atas wakil Thailand, Bodin Issara/Savitree Amitrapai. (PBSI)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi