Suara.com - Status juara bertahan tak membuat Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi terbebani saat tampil di Singapura Open Super Series 2016. Wakil Indonesia di sektor ganda putra itu pun tak ingin terlalu memikirkan ambisi pertahankan gelar di kejuaraan serupa tahun ini.
Angga/Ricky hanya ingin menyelesaikan setahap demi setahap babak yang dilalui. Dan tahapan pertama telah sukses dilewati pasangan peringkat sembilan dunia ini di babak pertama, Rabu (13/4/2016), dengan mengalahkan wakil Malaysia, Hoon Thien How/Teo Kok Siang.
Unggul secara peringkat, namun Angga/Ricky sempat dibuat repot dengan pasangan peringkat 244 dunia itu di game pertama. Hoon/Teo bahkan sempat memimpin jauh 17-12 sebelum akhirnya bisa disamakan Angga/Ricky pada kedudukan 18-18.
Game pertama harus ditentukan lewat babak deuce. Angga/Ricky yang tampil percaya diri akhirnya menutup game pertama dengan skor 22-20.
Di game kedua, Angga/Ricky relatif tak banyak menemui kesulitan dan akhirnya bisa melangkah ke babak kedua setelah menutup pertandingan dengan skor 21-15.
"Kami merasa di awal permainan, start kami kurang baik, tempo permainan kami terlalu pelan, jadi sering ketinggalan. Namun setelah poin 15, kami mampu membalikkan keadaan," tutur Ricky.
"Lawan kami hari ini cukup lumayan, pertahanan mereka bagus dan tidak gampang membuat kesalahan sendiri. Kunci kemenangan kami adalah bermain sabar dan fokus," timpal Angga.
"Soal pertahankan gelar, kami mau fokus satu demi satu pertandingan dulu dan main maksimal. Lawan yang kami hadapi hampir sama dengan tahun lalu. Di babak delapan besar kemungkinan akan bertemu Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong--ganda putra nomor satu dunia," kata Ricky.
Di babak kedua, Angga/Ricky telah ditunggu pasangan Thailand, Puavaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupong. Permainan no-lob dari pasangan ini jadi perhatian utama bagi Angga/Ricky, namun seperti dituturkan Ricky, ia dan Angga masih yakin bahwa mereka masih lebih unggul dari segi kekuatan dibanding Dechapol/Kittinupong.
Sementara itu, pasangan Indonesia lainnya yang juga lolos ke babak kedua adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Kevin/Marcus di babak pertama mengalahkan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (Taiwan), 21-17, 19-21, 21-14. (PBSI)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil