Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta wartawan jangan lagi menanyainya soal hasil audit investigasi BPK Provinsi DKI Jakarta terhadap pembelian lahan Rumah Sakit Suber Waras. Ahok sudah mempercayakan pada KPK untuk menanganinya.
"Saya minta tolong ke kawan-kawan media kalau mau wawancara saya, saya bukan orang yang pengecut. Saya adalah pejabat yang konsisten melayani anda doorstop, tolong kawan-kawan harus ingat. Saya juga bisa tidak mau layani anda juga nanti (kalau menanyakan ini terus)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/4/2016).
Ahok mengungkapkan pejabat negara sebenarnya punya hak untuk tidak selalu melayani pertanyaan wartawan, apalagi yang tidak sesuai konteks.
"Pejabat diajarin jangan doorstop, (tapi) saya konsisten layani doorstop saya tahu bisa susupan-susupan banyak (pertanyaan). Sengaja dipolitisi. Anda kan dititipin (pertanyaan), jadi anak buah, saya tahu kok," kata Ahok.
"Pertanyaan dititipi supaya saya marah, supaya mancing, mojokin. Kan ini dipasang seperti jebakan. Saya ngerti kok. Saya hargai saudara kerja, wartawan dibayar gaji, profesi, saya hargai," Ahok menambahkan.
Ahok mengatakan pekerjaan di pemerintahan tidak sedikit dan tidak gampang. Dia minta pengertian pers untuk tak menyodorkan pertanyaan di luar konteks maupun persoalan perkotaan, termasuk kisruh pembelian tanah untuk Sumber Waras.
"Saya kerjaan banyak, rapat ditunggu. Cuma saya kan ingin Anda dapat berita juga. Saya datang. Tapi kalau saya bilang sudah stop, tolong stop (pertanyaan soal Sumber Waras). Jangan dapat titipan pancing terus," katanya.
Ahok menduga banyak pihak yang memanfaatkannya kalau terpancing emosi, apalagi sekarang menjelang pilkada Jakarta yang akan digelar tahun 2017.
"Orang-orang ini tergetnya apa tahu nggak? Supaya ngarep saya nggak konsentrasi kerja. Dia pikir saya keganggu, saya nggak. Kamu mau caci maki saya, mau apain saya, saya nggak ke ganggu kok. Saya orangnya santai aja. Kamu lihat saja muka saya, ada stres nggak?," kata Ahok.
"Kalau nggak ada kejadian (polemik) itu aku ngantuk. Justru aku demen seperti gini ribut. Aku sudah bilang aku hobinya ribut, cuma sekarang kan kerjaan banyak. Tanya soal yang lain," katanya menambahkan.
Puncak perseteruan Ahok dan BPK adalah ketika hari Selasa (12/4/2016) lalu. Ketika akan diperiksa KPK, Ahok mengatakan hasil audit BPK ngaco. BPK pun merespon dan menegaskan angka tersebut sesuai dengan temuan. Soal ini, kemarin sudah disampaikan BPK ke Presiden Joko Widodo.
Wartawan pun terus menggali perkembangan masalah tersebut. Peristiwa perseteruan Ahok dan BPK pun memantik beragam opini di media massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya