Suara.com - Pasangan atlet bulu tangkis nomor ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari sukses menaklukkan pasangan Korea Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan untuk melangkah ke putaran final turnamen Singapura Terbuka 2016.
Greysia/Nitya, dalam keterangan tertulis PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu mengalahkan Jung/Shin 21-18, 21-13 dalam laga semifinal yang berlangsung selama 42 menit.
Ganda Merah-Putih itu unggul 18-13 dan hampir menuntaskan game pertama. Lawan kemudian melaju hingga meraih 18 poin, sedangkan Greysi/Nitya menambah satu poin menjadi 19.
Ketenangan dan tampil stabil dengan pola permainan merupakan kunci kemenangan Greysia/Nitya untuk menutup game pertama 21-18.
Game kedua menjadi antiklimaks bagi Jung/Shin. Mereka melakukan kesalahan-kesalahan yang justru menguntungkan kubu Indonesia. Pasangan yang menempati peringkat tiga dunia itu pun meraih tiket ke putaran final dengan mudah.
Kemenangan di Singapura itu merupakan revans Greysia/Nitya atas Jung/Shin pada Malaysia Terbuka 2016 yang digelar di Shah Alam, Malaysia. Pada turnamen itu, Greysia/Nitya kalah 16-21, 14-21 dari Jung/Shin.
"Kami tidak ingin kembali kalah dari mereka karena kami sudah kalah pada pertemuan sebelumnya. Kami menang karena dapat mengontrol diri, emosi, dan belajar dari kesalahan sebelumnya sehingga mendapatkan kepercayaan diri," ujar Greysia.
Nitya menambahkan permainannya bersama Greysia tidak terburu-buru untuk terus menyerang. Tipe permainan yang terus menyerang dimiliki atlet Korea ataupun Tiongkok.
Namun, keberhasilan Greysia/Nitya melangkah ke putaran final turnamen superseries itu tidak diikuti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada nomor ganda campuran. Tontowi/Liliyana kalah dari pasangan Korea Ko Sung Hyun/Kim Ha Na 14-21, 16-21. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat