Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah membekuk pria berinsial AI, tersangka pencurian rumah di Jalan Kuta Raya, Limo, Depok. Pelaku spesialis pencurian rumah kosong ini telah melakukan pencurian sebanyak 20 kali di kawasan Jakarta Selatan dan Depok. AI ditangkap di kediamannya di Pandeglang, Banten pada Jumat (15/4/2016) lalu.
"Menurut pengakuan tersangka sudah melakukan tindak pidana yang sama lebih dari 20 TKP di wilayah Jakarta Selatan, Depok dan sekitarnya," kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi dalam keterangan tertulis, Minggu (17/5/2016).
Arsya juga menjelaskan mengenai kronologi pencurian tersebut. Tersangka bersama seorang rekannya berinisial A beraksi saat penghuni sedang tertidur. Keduanya melakukan pencurian dengan cara melompat dan mencongkel jendela rumah tersebut dengan obeng. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka A yang masih buron.
"Tersangka mulai beraksi dari pukul 02.00 WIB s.d 05.00 WIB cara tersangka melakukan pencurian adalah dengan cara melompat pagar dan kemudian mencongkel jendela rumah menggunakan obeng kemudian masuk dan mengambil barang-barang berharga milik korbannya," kata Arsya.
Adapun barang-barang berharga yang digondol kedua tersangka yakni berupa satu unit komputer jinjing, uang tunai sebesar Rp2 juta, tiga sertifikat tanah dan buku tabungan milik korban.
"Korban selaku pemilik rumah tersadar ketika pagi hari melihat jendela yang sudah terbuka dan dalam keadaan rusak dan kemudian menyadari bahwa barang barang korban sudah hilang," kata dia.
Selain menangkap tersangka, polisi juga telah menyita beberapa barang bukti seperti 5 unit telpon gengggam, 1 unit Ipad, 1 unit sepeda motor merek yamaha Mio, 1 unit obeng dan lima kartu ATM dari berbagai jenis bank.
Terkait perbuatannya itu, AI dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Tersangka terancam dikenakan hukuman pidana tujuh tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Bandit Beraksi di Jaktim, Tiru Gaya MacGyver Saat Curi Motor
-
Armada Kapal AL Cina Bertolak dari Qingdao Menuju Padang
-
Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Laut Natuna Ditembak Peringatan
-
Susi Minggu Ini Bakar Kapal Maling Ikan Malaysia dan Vietnam
-
Mau Tiru Argentina Berantas Illegal Fishing, Susi: Nanti Diprotes
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati